Rabu, 12 Januari 2011

Cultural Changes Witness Interview

Q: "Peralatan dan perlengkapan hidup?"
A: "Belum ada komputer, internet, handphone maupun blackberry"

Q:"Mata pencaharian dan sistem ekonomi?"
A: "Jaman dahulu hanya laki laki yang bekerja dan sekarang perempuan juga berperan dalam pencaharian nafkah"

Q: "Sistem kemasyarakatan?"
A: "Kepemimpinan lebih ke bukan berdasarkan struktur kepemimpinan tetapi banyak tokoh-tokoh yang dijadikan pemimpin memiliki kelebihan jadi kepemimpinan. Yang punya kelebihan di bidang sesuatu lebih diutamakan menjadi pemimpin. Sekarang sudah terstruktur seperti halnya RT RW. Pemilihan secara demokratif dan tidak lagi informal"

Q: "Bahasa?"
A: " Banyak bahasa bahasa yang terdistorsi dari bahasa luar. Banyak sekali istilah-istilah asing yang dipakai seperti bahasa dari jajahan belanda. Sekarang, karena adanya pendidikan yang tinggi dan mata pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah maka Bahasa Indonesiapun kembali murni lagi.

Q: "Kesenian?"
A: "Banyak seni yang terdistorsi karena penjajah, ini kasusnya sama seperti bahasa"

Q: "Sistem pengetahuan?"
A: " Sumber pengetahuan diakses lewat perpustakaan dan guru serta pengajar. Dalam berjalannya waktu, setiap orangpun bisa langsung mengakses langsung dari internet sebagai tambahan dari pelajaran guru juga sekarang menjadi pembimbing murid. Dulu guru hanya menerangkan didepan tanpa murid berpartisipasi memberikan opini, dulu guru lebih aktif didepan menjelaskan ke muridnya sedangkan murid hanya mendengarkan. Sekarang kebalikannya"

Q: "Religi?"
A: "Terbatas dari kiai kepada umat yang sifatnya doktrir dan sangat terakar. Dalam berjalannya waktu, para umat bisa mengakses langsung lewat multimedia. Umatpun semakin keritis dan jawaban sudah seharusnyalah bersifat logis, transparan dan informatif. Tidak lagi pemaksaan dan penekanan agama. Dahulu agama dipandang sebagai siksaan semata akibat melakukan suatu kesalahan dan sekarang agama dipandang sebagai kebutuhan. Sekarang malah banyak orang di negara maju mencari tuhannya, hal ini nyata juga di negara maju"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar